Kasus Mobil Listrik Dahlan Iskan


kali ini saya akan membahas sedikit mengenai kasus mobil listrik.

Ketua Tim Penyidikan Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi Kejaksaan Agung Victor Antonius mengatakan pihaknya menyita 9 dari 16 unit mobil listrik yang dipesan untuk penyelenggaraan APEC 2013.

“Kesembilan unit mobil yang disita terdiri atas tujuh mikrobus dan satu kendaraan eksekutif di pabrik mobil listrik yang berada di Pondok Rajeg Cibinong, Kabupaten Bogor, dan satu unit kendaraan eksekutif di pabrik di Kampung Sawah, Cilodong Depok,” katanya di lokasi, Selasa 23 Juni 2015.

Pertamina memesan enam executive car yang saat ini sudah disumbangkan ke enam universitas, yakni Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, Universitas Brawijaya, Universitas Riau, dan Universitas Gadjah Mada. Executive Car tersebut terlihat di Fakultas Teknik UI.

Tanggapan saya tentang mobil listrik ini sebaiknya sebelum mengeluarkan dana untuk pembuatan mobil listrik ini harusnya dilakukan uji kelayakan minimal selama 1 tahun agar dapat mengetahui sejauh mana mesin tersebut dapat bertahan dan sesuai dengan standarisasinya. Supaya mobil ini benar – benar menjadi produk asli Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s